Selasa, 08 November 2016

Ini alasan mengapa 'haram' mengendarai mobil saat ban kempes
Reporter : Yoga Tri Priyanto | Kamis, 2 Juli 2015 10:03



Ini alasan mengapa 'haram' mengendarai mobil saat ban kempes
ilustrasi ban mobil kempes. © Autoguide.com

Cara Irit Pererat Pertemanan dengan Jalan-JalanMerdeka.com - Terkadang kita dihadapkan pada situasi saat ban mobil menjadi kempes atau kurang tekanan angin. Lantas apa yang harus dilakukan?

Sebagian besar orang akan tetap mengendarainya hingga menemukan tempat yang menyediakan pompa angin. Jika jarak mungkin masih dimaklumi, tapi bagaimana jika Anda tak kuncung menjumpai tempat yang Anda inginkan?

Jalan terbaik adalah menepi dari jalan dan segera mengganti ban kala itu juga agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan. Ada beberapa alasan mengapa Anda tidak boleh mengendarai mobil dalam keadaan ban kempes.

Yang pertama, mengemudi saat ban kempes dapat menyebabkan kerusakan makin parah, sebab gesekan panas ban dengan aspal akan membuat kondisi makin buruk.

"Menjaga tekanan udara ban adalah faktor penting utnuk keselamatan ban serta kinerja. Anda harus memperlambat kendaraan secara bertahap dan berhati-hati masuk ke sisi jalan sesegera mungkin. Mempertahankan kondisi tersebut semakin lama akan berakibat kerusakan struktur internal ban, bahkan juga mampu mengakibatkan Anda kehilangan kontrol. Dapat menyebabkan kecelakaan, cedera, bahkan kematian," ujar Goodyear seperti yang dikutip dari Auto Guide (26/6).

Jika Anda tetap menjalankan mobil dengan kecepatan seperti biasa, maka ban bisa pecah di sisinya. Pecahnya ban bisa menjadi semakin luas. Maka dari itu, tetaplah berhati-hati dalam mengendarai mobil terutama jika melewati jalan yang kurang baik. Periksa selalu secara rutin kondisi ban mobil Anda jangan sampai kempes atau kurang angin.